Membuat Router dengan Ubuntu Server
Iseng-iseng kemarin dulu setelah membeli komputer saya berniat untuk membuat Gateway Server di warnet saya. Sebelum memaparkan langkah – langkah saya dalam membuat router menggunakan Ubuntu Server, ada baiknya kalau kita mengetahui terlebih dahulu istilah dari router itu sendiri.
Menurut Tante WIKI, router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Dari gambar di atas sudah tampak penjelasan dari router di mana kondisi jaringannya yaitu :
Modem -> IP = 192.168.1.1/24
Local Viewer A -> IP = 192.168.0.2/24
Local Viewer B -> IP = 192.168.0.3/24
Pada kondisi di atas router akan di gunakan untuk menghubungkan 2 buah Interface yang berbeda yaitu Interface A yaitu LV A dan LV B dan Interface B yaitu Modem.
Jadi kondisi yang harus di punyai router agar dapat menghubungkan 2 buah kelas yg berbeda ini adalah :
- Harus mempunyai 2 Lan Card
- Terhubung di 2 interface
Oke, saya rasa udah cukup konsep mengenai router, biar gak tegang silahkan ambil minuman lalu kita oprek ubuntu servernya biar bisa berfungsi sebagai router.
1. Login ke sistem, dengan menggunakan User dan Password pada saat menginstal ubuntu server.
2. Setelah login, sekarang masuk sebagai root agar lebih leluasa dalam pengaturan konfigurasi.
$sudo su
Kemudian masukkan password root anda. Apabila password root anda tidak ada, coba ketik:
$passwd root
Kemudian masukan password root sebanyak 2 kali.
3. Edit konfigurasi ethernet dengan perintah
#nano /etc/network/interfaces
edit tulisan ini sesuai dengan kondisi komputer anda.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.200
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1
broadcast 192.168.1.255
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.0.50
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1
broadcast 192.168.0.255
simpan dengan menekan ctrl + x lalu tekan y dan enter
4. Setelah itu , Kita akan memasukkan DNS. Caranya yaitu dengan mengetikkan perintah :
#nano /etc/resolv.conf
Kemudian, isi filenya dengan :
nameserver 192.168.1.1
nameserver 208.67.222.222
simpan dengan menekan ctrl + x lalu tekan y dan enter
5. Agar settingan yg kita buat dapat berfungsi, maka perlu restart network dengan cara tulis di terminal
#/etc/init.d/networking restart
6. Ok, setelah networknya udah siap sekarang kita akan masuk ke proses routing.
Ket : eth0 = Router -> modem
eth1 = Router -> client
Sekarang kita edit sysctl.conf dgn cara
#nano /etc/sysctl.conf
Kemudian cari tulisan
# net.ipv4.conf.default.forwarding=1
hilangkan tanda pagar menjadi:
net.ipv4.conf.default.forwarding=1
Pastikan angkanya sama dengan 1
simpan, kemudian keluar.
Keterangan :
-> Tanda pagar (#) berarti kata setelahnya adalah komentar
-> 1 berarti kernel di perbolehkan untuk routing
-> 0 kernel tidak bisa melakukan proses routing
7. Setelah semuanya selesai kita harus memasukkan script routing agar jaringannya tau kemana jaringan akan di routing, yaitu dengan cara ketikan di terminal:
#/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADE
Ket :
-t nat berfungsi untuk membuat table nat pada IP table
-A POSTROUTING berfungsi untuk membuat aturan baru pada postrouting
192.168.0.0/255.255.255.0 yaitu ip client yang akan di routing berkisar 0 – 255
-d 0/0 Mencari sumber keluar perintah 0/0 artinya akan mencari dalam bentuk global
-j MASQUERADE perintah ini akan mengarahkan rantai paket kebagian tertentu tapi tanpa source.
Ok, semua langkah – langkah sudah selesai sekarang routing sudah berfungsi. Tapi sebelum itu harus di ketahui bahwa konfigurasi dengan menggunakan iptables barusan hanya bersifat sementara, jadi kalo pc server di reboot, settingan nya akan hilang.
8. Untuk menjalankan perintah routing pada saat komputer dinyalakan yaitu dengan menyimpan script routing kedalam rc.local. Caranya tulis di terminal
#nano /etc/rc.local
masukkan perintah routing tersebut ke dalam rc.local, cukup di copy aja yg di bawah ini :
/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADE
kemudian save deh. Skrip di atas diletakkan di atas exit 0
Selasa, 07 Februari 2012
Cara Buat Router dg Debian 5
APAKAH ROUTER ITU??
Di dalam sesebuah rangkaian, data perlulah dihantar dan dikirim dengan tepat dan betul. Rangkaian komputer kompleks biasanya terdiri daripada koleksi LAN yang dijalinkan antara satu sama lain. Kerja-kerja mengirim ini dilaksanakan oleh router di mana router akan mengambil mesej data dari LAN dan menukarkannya kepada paket yang sesuai untuk dihantarkan ke LAN yang satu lagi (Lihat rajah 1).
![]() |
| Rangkaian yang menggunakan perantara Router |
Fungsi Router
Router berfungsi sebagai sebuah alat penghubung di antara rangkaian yang berlainan. Semasa paket dihantar, router akan menjalankan beberapa proses penting antaranya ialah: membuat terjemahan protokol, mengemaskini jadual haluan, mengirim paket, membungkus paket dan membuka bungkusan paket. Selain itu juga router berperanan untuk menapis trafik dengan membenarkan paket tertentu sahaja. Ini membolehkannya bertindak sebagai alat pelindung ringkas bagi rangkaian anda.
Berikut adalah beberapa kelebihan router:
- Menghubungkan dua atau lebih rangkaian untuk membentuk satu rangkaian
internetwork.
- Menghubungkan dua rangkaian yang berlainan protokol.
- Mengawal keselamatan rangkaian dengan membuat tapisan pada paket.
Untuk kali ini saya akan menuliskan bagaimana membuat router secara sederhana di debian 5 (lenny).
Kita definisikan dahulu IP yang akan digunakan
IP untuk koneksi internet kita taruh di eth0
IP : 172.16.16.1/25
Gateway : 172.16.16.126
IP untuk local ditaruh di eth1
IP : 192.168.1.1/26
dari definisi diatas dikonfigurasikan kedalam sistem debian dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Memasukkan IP di interfaces (eth)
dengan perintah
IP untuk local ditaruh di eth1
IP : 192.168.1.1/26
dari definisi diatas dikonfigurasikan kedalam sistem debian dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Memasukkan IP di interfaces (eth)
dengan perintah
#nano /etc/network/interfaces
kemudian edit filenya menjadi sebagai berikut:
# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 172.16.16.1
netmask 255.255.255.128
network 172.16.16.0
broadcast 172.16.16.127
gateway 172.16.16.126
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 172.16.16.1
dns-search bloganakkomputer.org
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.192
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.63
2. Kemudian kita edit file rc.local
(digunakan untuk melakukan routing walaupun di restart)
dengan perintah
#nano /etc/rc.local
sebelum baris exit 0 ditambahkan
iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
sehingga rc.local akan menjadi
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.
iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
exit 0
Untuk mengecek apakah konfigurasi sudah benar
iptables –t nat –n –L
dan akan muncul
Chain PREROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
Chain OUTPUT (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
berarti setting telah benar
Kemudian isi konfigurasi pada /etc/network/option
Isikan baris :
ip_forward = yes
spoofprotect = yes
syncookies = no
3. Aktifkan ip forward
dengan perintah
dengan perintah
#nano /etc/sysctl.conf
cari kata #net.ipv4.ip_forward=1
kemudian hilangkan tanda #
4. Restart network
perintah
#/etc/init.d/networking restart
5. reboot (restart) komputer
kalau masih tidak mau komputernya terhubung setelah di restart ketikkan aja
iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
kemudian ulangi langkah ke 4
cara diatas kalau belum bisa untuk internetan maka perlu di masukkan DNS Server
caranya
edit file resolv.conf dengan perintah #nano /etc/resolv.conf
edit atau tambahkan di paling bawah
xxx diisi ip DNS server
untuk pengisian client adalah
IP : 192.168.1.2 - 62 /26
Gateway : 192.168.1.1
Untuk uji coba apakah router sudah berjalan dengan baik, coba dari komputer klien dengan command prompt (cmd) dan ping ke gateway dahulu (192.168.1.1).
![]() |
| Ping Gateway dari Client |
Jika berhasil, ping ke ether public (172.16.16.1).
![]() |
| Ping Ether Public |
Jika sudah berhasil, ping ke website semisal www.google.com (jika terkoneksi ke internet). Namun hingga langkah ping ke Ether Public server dan jika berhasil, server sudah dapat dikatakan dapat merouting dengan baik.
Langganan:
Postingan (Atom)


